RESENSI KITAB
Judul Kitab : Terjemah Riyadlus Shalihin Jilid I
Penulis Kitab : Drs Muslich Shabir
Halaman : 638 halaman
Penerbit : CV Toha putra, Jakarta Nopember 1981
Kitab Riyadlus Shalihin ini adalah salah satu diantara sekian banyak kitab hadits yang membicarakan masalah aqidah, syari`ah, dan akhlaq yang ketiga – tiganya merupakan sendi agama Islam. Mengingat isi kitab yang cukup lengkap dan terdorong oleh keinginan luhur akhirnya Drs muslich shabir menterjemahkan kitan Riyadlus shalihin ini ke dalam bahasa Indonesia.
Kitab Riyadlus Shalihin ini berisi hadits – hadits shahih yang mencakup bagaimana caranya seseorang itu dapat sempurna segala perilakunya baik lahir maupun bathin. Hadits – hadits yang dikumpulkan dalam kitab Riyadlus Shalihin ini meliputi anjuran, ancaman, dan petunjuk – petunjuk untuk mencapai kesempurnaan seperti hadits zuhud ( menjauhkan diri dari masalah keduniawian ), latihan – latihan jiwa, pendidikan moral, dan pengobatan hati serta lain sebagainya. . [1]
v Hal yang menarik dari isi kitab Riyadlus Shalihin jilid I
Menurut saya hal yang menarik dari kitab ini adalah :
Hadits adalah merupakan pokok dalam agama Islam disamping al – qur`an. Rasulullah s.a.w berpesan agar kita senantiasa berpegang teguh kepada keduanya itu bila kita tidak ingin tersesat. Apapun yang diperintahkan oleh Rasul harus kita laksanakan dan apapun yang dilarang oleh Rasul harus kita tinggalkan. Rasul tidak pernah bersabda, bertindak, maupun bersikap hanya memenuhi nafsu belaka, bahkan apapun yang diperbuatnya adalah merupakan pancaran Ilahi.
Dalam kitab Riyadlus Shalihin ini banyak hadits – hadits yang menyatakan sabda – sabda Rasulullah yang banyak sekali mengandung hikmah dan apabila kita memahami dengan baik dan benar kemudian kita mengamalkannya dalam kehidupan kita bukan hanya keselamatan di akhirat saja yang akan kita rasakan tetapi di dunia pun kita dapat merasakan dampak posotifnya dari apa yang kita amalkan, seperti dalamdalam bab 39 pada kitab ini tentang Hak Tetangga dan Pesan Untuk Sesalu Berbuat Baik Terhadapnya, pada halaman 283 hadits ke Sembilan dari bab 39 ini dijelaskan bahwa sebaik – baik teman menurut Allah yaitu orang yang paling baik terhadap temannya dan sebaik – baik tetangga menurut Allah yaitu orang yang paling baik terhadap tetangganya. ( HR At – Turmudzy ).
Banyak hal – hal menarik dari kitab Riyadlus Shalihin ini dan terjemahan dari haditsnya pun tidak terlalu sulit untuk dipahami, sehingga memudahkan kita untuk menangkap maksud dari hadits – hadits tersebut